Palembang, 9 Februari 2025 – Kegiatan Religious Scouts 2025 resmi dibuka oleh Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Sumatera Selatan, Drs. H. Riza Fahlevi, MM. Upacara pembukaan berlangsung pada Minggu, 9 Februari 2025, di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Palembang. Turut hadir Plt Kemenag Palembang, Kamabigus MAN 1 Palembang, serta sejumlah tamu undangan.
Sebanyak 700 peserta dari jenjang SD hingga SMA memadati lapangan MAN 1 Palembang untuk mengikuti lomba. Kegiatan ini bertujuan mengembangkan karakter, meningkatkan keimanan, dan mempererat persaudaraan dalam semangat kepramukaan.


Dalam sambutannya, Kak Riza menyampaikan apresiasi atas semangat dan antusiasme para peserta.
“Kegiatan ini menjadi wadah untuk membangun karakter, meningkatkan keimanan, dan menjalin persaudaraan. Adik-adik Pramuka adalah tunas bangsa yang akan membawa perubahan,” ujar Kak Riza.
SIGAP: Pesan Penting bagi Pramuka Masa Kini
Dalam sambutannya, Kak Riza memperkenalkan filosofi SIGAP sebagai panduan nilai bagi seluruh peserta:- S (Silaturahmi): Menjalin hubungan baik dan memperkuat persaudaraan dalam setiap kegiatan.
- I (Inovasi): Menciptakan ide-ide baru agar Pramuka tetap relevan di era modern.
- G (Gagasan): Berani menyampaikan solusi kreatif untuk memecahkan masalah.
- A (Administrasi): Menjaga ketertiban administrasi sebagai dasar keberhasilan kegiatan.
- P (Profesionalitas): Menjadi panutan dengan melaksanakan tugas secara disiplin dan bertanggung jawab.
“SIGAP adalah filosofi yang harus melekat pada setiap Pramuka. Jadilah pribadi yang inovatif, disiplin, dan profesional, sehingga bisa menjadi contoh bagi orang lain,” pesan Kak Riza menutup sambutannya.


Semangat Kompetisi dan Kolaborasi dalam Religious Scouts
Religious Scout 2025 tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga momen untuk memperkuat persaudaraan antar Pramuka.
Dengan tema “Galih Potensi, Raih Prestasi, Wujudkan Mimpi Pramuka Sejati”, Kak Riza berharap kegiatan ini dapat melahirkan generasi yang tangguh, berkarakter, dan berdaya saing.
Religious Scouts 2025 menjadi bukti nyata bahwa Pramuka tidak hanya tentang baris-berbaris, tetapi juga wadah untuk tumbuh, belajar, dan berkembang menjadi generasi masa depan yang berkualitas.
***
Pewarta : M. Fajri Hidayah











