KWARDASUMSEL.ID – Sesi pemateri “Mobile Journalism” (MoJo) menjadi salah satu kegiatan paling menarik dalam rangkaian Jamboree On The Air (JOTA) dan Jamboree On The Internet (JOTI) 2025 Kwartir Daerah (Kwarda) Sumatera Selatan.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 17 Oktober 2025, di Aula Kwarda Sumsel, dan diikuti oleh 60 anggota pramuka dari Sumatera Selatan.
Materi disampaikan langsung oleh Kak Muzhar Apandi, S.IP., M.Si., yang akrab disapa Kak Aan Muzhar, selaku Redaktur Kepala (Editor in Chief) TVRI Sumsel sekaligus Ketua Mobile Journalism (MoJo).
Dalam pemaparannya, beliau membagikan banyak wawasan mengenai pentingnya kemampuan Mobile Journalism di era digital, terutama bagi generasi muda pramuka yang aktif di media sosial dan dunia kepenulisan.


Kegiatan ini juga menjadi ajang pembelajaran nyata bagi peserta Digital Scout Project, yang ditugaskan untuk membuat vidio reportase berita menggunakan Handphone.
Melalui pembekalan dari narasumber berpengalaman, peserta diharapkan mampu memahami cara membuat berita yang informatif, menarik, dan tetap menjunjung etika jurnalistik.
Kak Aan menjelaskan bahwa Mobile Journalism bukan sekadar kemampuan membuat video atau foto di lapangan, tetapi juga kemampuan mengolahnya menjadi sebuah cerita yang bermakna. Ia menyampaikan pesan yang cukup berkesan kepada peserta,
“Bagaimana agar gambar bisa menjadi tulisan, dan tulisan bisa menggambarkan.” ujarnya.
Pesan tersebut menggambarkan esensi jurnalisme digital — bagaimana seorang jurnalis mampu membuat visual berbicara melalui kata-kata, serta menulis dengan kekuatan imajinasi yang mampu menampilkan gambar di benak pembaca.


Selama sesi berlangsung, peserta tampak antusias mengikuti setiap penjelasan yang diberikan. Kak Aan juga berbagi pengetahuan mengenai teknik dasar pengambilan gambar menggunakan ponsel, serta bagaimana memanfaatkan potensi media digital untuk menyampaikan pesan positif melalui karya jurnalistik.
Menurutnya, kemampuan Mobile Journalism sangat penting untuk dikembangkan, terutama di lingkungan pramuka yang memiliki banyak kegiatan sosial dan edukatif.
“Pramuka punya banyak cerita yang bisa dibagikan. Jika kalian bisa mengemasnya dengan baik lewat tulisan dan visual, maka kalian bisa jadi jurnalis muda yang inspiratif,” ujar Kak Aan.


Sesi Mobile Journalism bersama Kak Aan meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta JOTA-JOTI Sumatera Selatan 2025.
Selain menambah wawasan tentang dunia jurnalistik digital, kegiatan ini juga menginspirasi pramuka muda agar lebih kreatif dalam mendokumentasikan dan membagikan kegiatan pramuka melalui media digital yang positif dan menarik.
***
Tim Penulis JOTA-JOTI 2025
(Akne Aulia Putri, M. Septian Rifai, Nova Sari, Rafa Febriansyah, Septi Riyanti, Suparman, Syafe’i Ma’arif)









