Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Selatan

Inovasi dan Inklusi Warnai JOTA-JOTI Sumsel 2024

Facebook
WhatsApp
Telegram
Email
Threads
X

PALEMBANG – Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Selatan bersama Dewan Kerja Daerah (DKD) sukses menyelenggarakan Jamboree On The Air dan Jamboree On The Internet (JOTA-JOTI). Acara ini mengusung tema “Menghubungkan Pramuka Dunia: Inovasi dan Inklusi Melalui Teknologi Komunikasi” yang menyoroti pentingnya inovasi dan inklusi di era digital.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari dari tanggal 18 s.d 20 Oktober 2024 digelar secara luring di Aula Kwartir Daerah Sumatera Selatan dan daring melalui platform digital serta stasiun radio amatir ORARI. Acara ini diikuti oleh Pramuka Penegak dan Pandega dari berbagai daerah.

Pembukaan oleh Ketua Kwarda Sumsel

Ketua Kwartir Daerah Sumatera Selatan, Kak Drs. H. Riza Fahlevi, MM, secara resmi membuka kegiatan ini. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa teknologi adalah alat penting untuk mempererat persaudaraan global.

“Teknologi telah membuka peluang besar bagi kita untuk terhubung tanpa batas. Kegiatan ini bukan sekadar ajang komunikasi, tetapi juga sarana memperluas wawasan dan memperkuat solidaritas Pramuka di seluruh dunia,” ujar Kak Riza.

Beliau juga mengajak para peserta untuk memanfaatkan kegiatan ini sebagai momentum belajar dan berkolaborasi demi masa depan yang lebih cerah.

Kak Tri Sutrisno selaku Ketua Pelaksana, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk membekali Pramuka Penegak dan Pandega dengan keterampilan komunikasi, pemanfaatan teknologi digital, serta kolaborasi lintas budaya. “Melalui JOTA-JOTI, peserta tidak hanya belajar tetapi juga terhubung dengan Pramuka dari berbagai belahan dunia, memperluas wawasan serta pengalaman mereka,” tambahnya.

Rangkaian Kegiatan yang Inovatif

Kegiatan JOTA-JOTI ini menghadirkan sesi-sesi yang edukatif dan interaktif, di antaranya ; Pengenalan dan Penggunaan Radio Amatir (JOTA) oleh ORARI Sumatera Selatan, Workshop Inovasi Digital yang dipandu oleh Alya Primi Syahrani (Influencer dan Content Creator) membahas kreativitas dan teknologi untuk menyelesaikan tantangan zaman, Talkshow Tantangan Pemuda di Era Digital yang disampaikan oleh Uda Fajar (Founder dari Jama-Jama Project) yang mengupas bagaimana generasi muda dapat menjadi pelopor perubahan positif melalui teknologi.

Selain itu, sesi komunikasi langsung dengan Pramuka dari berbagai negara melalui JOTA dan JOTI menjadi pengalaman yang paling dinantikan oleh peserta. Sesi ini memungkinkan mereka untuk saling berbagi budaya, pengalaman, dan pengetahuan secara real-time.

Penutupan yang Berkesan

Kegiatan ditutup pada Minggu sore melalui upacara resmi yang dihadiri peserta secara luring dan daring. Penutupan ini dipimpin oleh Kak Dr. Arwan, M.Pd.I, Wakil Sekretaris Kwarda Sumsel. Beliau berpesan agar semangat inovasi dan inklusi tetap menjadi prioritas dalam setiap kegiatan Pramuka.

“Ingatlah bahwa inovasi bukan sekadar tujuan akhir, tetapi perjalanan untuk membuat dunia lebih baik. Jadilah Pramuka yang adaptif, kreatif, dan inklusif,” tegasnya.

Kegiatan JOTA-JOTI 2024 ini menjadi bukti nyata bagaimana Gerakan Pramuka memanfaatkan teknologi untuk menjangkau dunia. Dengan semangat yang sama, Pramuka Sumatera Selatan terus melangkah menuju masa depan yang lebih cerah dan penuh makna. “Pramuka Inovatif untuk Masa Depan yang Inklusif” bukan sekadar slogan, tetapi komitmen untuk terus berkembang dan berdampak positif.


***

Pewarta : M. Fajri Hidayah

Buletin

Buletin Kwarda Sumsel 2023

Berita Terbaru