Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Selatan

Dorong Transparansi dan Akuntabilitas, Dispora dan Kwarda Sumsel Gelar Workshop Kepramukaan 2025

Facebook
WhatsApp
Telegram
Email
Threads
X

KWARDASUMSEL.ID – Upaya peningkatan kapasitas pengelolaan keuangan organisasi terus dilakukan oleh pemerintah daerah. Salah satu langkah nyata dilakukan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan kolaborasi bersama Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Selatan menyelenggarakan Workshop Kepramukaan Tahun 2025.
 

Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, tanggal 26 hingga 28 Mei 2025, dan dipusatkan di Hotel Azza Palembang, yang terletak di Jl. Kapten Anwar Sastro No. 1296, Angkatan 45 Palembang.

Workshop ini mengusung tema “Transparansi dan Akuntabilitas dalam Pengelolaan Dana Hibah Kepramukaan.” Tema tersebut dipilih untuk menjawab tantangan saat ini.

Pengelolaan dana hibah harus dilakukan secara profesional. Akuntabilitas dan transparansi keuangan menjadi tuntutan dalam organisasi.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan, Rudi Irawan, S.Sos., M.Si., didampingi oleh Ketua Kwarda Sumsel, Drs. H. Riza Fahlevi, MM, serta jajaran pimpinan dari Dispora Sumsel dan Kwarda Sumsel.

Pembukaan berlangsung khidmat dan penuh semangat, dihadiri oleh peserta dari 17 Kwartir Cabang yang ada di seluruh kabupaten/kota di Sumatera Selatan.

Dalam sambutannya, Rudi Irawan menekankan pentingnya pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel sebagai bentuk tanggung jawab moral dan administratif.

“Dana hibah yang diberikan pemerintah harus dikelola dengan penuh kejujuran dan profesionalitas. Workshop ini diselenggarakan agar para pengelola keuangan di lingkungan Pramuka dapat memahami prinsip-prinsip tata kelola yang baik.” ujar Rudi dengan tegas.

Selanjutnya, Ketua Kwarda Sumsel, Drs. H. Riza Fahlevi, MM, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas tahunan, tetapi juga menjadi media refleksi dan pembelajaran bersama.

“Kegiatan ini bukan sekadar formalitas, namun merupakan upaya membangun budaya akuntabilitas dalam tubuh organisasi Pramuka.” tuturnya.

“Bendahara Kwarcab harus paham betul bahwa setiap rupiah yang dikelola memiliki pertanggungjawaban yang melekat.” tambahnya

Sebagai peserta, setiap Kwartir Cabang diwajibkan mengirimkan dua perwakilan, yakni Ketua Kwarcab dan Bendahara Kwarcab, guna memastikan penguatan pemahaman tidak hanya di aspek teknis keuangan, tetapi juga kepemimpinan dan pengawasan internal.

Narasumber yang dihadirkan berasal dari kalangan profesional keuangan, auditor pemerintah, serta tim dari Dispora Sumsel dan Kwarda Sumsel.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh pengurus Kwarcab di Sumatera Selatan dapat menjalankan amanah pengelolaan dana dengan penuh tanggung jawab.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ruang temu dan silaturahmi antar pengurus cabang se-Sumatera Selatan untuk berbagi praktik baik dalam pengelolaan organisasi.

***
Pewarta : M. Fajri Hidayah

Buletin

Buletin Kwarda Sumsel 2023

Berita Terbaru