Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Selatan

PALEMBANG – Latihan Pengembangan Kepemimpinan (LPK) Tingkat Daerah Sumatera Selatan Tahun 2024 resmi dibuka oleh Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Selatan, Kak Drs. H. Riza Fahlevi, MM. Selasa, 25 Juni 2024.


Kegiatan tersebut digelar pada 25-30 Juni 2024 di Bumi Perkemahan Pramuka Gandus, Palembang. Setidaknya kegiatan ini diikuti 65 peserta perwakilan Dewan Kerja Cabang (DKC) se-Sumatera Selatan mewakili Kwartir Cabang masing-masing.

Rangkaian pembukaan diawali dengan Prosesi Buka Adat Anak Bumi Sriwijaya yang dilakukan oleh Wakil Ketua DKD Sumatera Selatan PAW Masa Bakti 2022-2027 Kak Yenny Erviana, S.Pd. Dilanjutkan dengan Laporan Ketua Sangga Kerja LPK Daerah Sumsel 2024 Kak Andika Casanova dan sambutan pembukaan sekaligus penyampaikan materi Leadership oleh Kak Riza Fahlevi.


LPK Daerah Sumsel 2024 yang mengusung tema “Membentuk Pramuka sebagai Pemimpin Indonesia yang Berintegritas” ini sesuai dengan sasaran kegiatan yang dihadiri oleh Dewan Kerja Cabang (DKC) se-Sumatera Selatan yang berusia 18-23 tahun. Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah pendidikan dan pelatihan mempersiapkan pemimpin masa depan sebagai generasi penerus bangsa.

Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sumatera Selatan, Kak Drs. H. Riza Fahlevi, MM. menyampaikan tema ini sangat relevan dengan kebutuhan para Pramuka Penegak dan Pandega saat ini. Ketua Kwarda Sumsel berharap ke depan, kader pramuka dapat menduduki berbagai posisi kepemimpinan strategis di Indonesia, tegas Kak Riza Fahlevi.


“LPK ini sangat penting untuk diikuti, nantinya akan berguna untuk meningkatkan kemampuan dalam memimpin, baik itu memimpin dirinya sendiri ataupun orang lain dilingkungan yang lebih luas” Ungkap Ketua Kwarda Sumsel.

Ketua Kwarda Sumsel mendorong agar seluruh peserta bersungguh-sungguh dan penuh semangat dalam mengikuti kegiatan ini. Seperti diketahui, Dewan Kerja Pramuka Penegak dan Pandega adalah wadah pembinaan dan pengembangan kaderisasi di tingkat Kwartir.

Dewan Kerja juga merupakan bagian integral dari kwartir, sehingga Ketua dan Wakil Ketua Dewan Kerja secara ex-officio juga merupakan Andalan Kwartir dan ini menjadi dasar jika para Dewan Kerja merupakan calon pemimpin masa depan.

Seluruh rangkaian kegiatan meliputi 4 tahapan kursus yaitu orientasi, penguatan, penerapan, dan pengukuhan yang berjumlah 44 jam pelajaran (JP) dengan persentasi 70% kegiatan non fisik (indoor) dan 30% kegiatan fisik (outdoor) selama 5 hari 4 malam.


Kegiatan peserta dipantau dan diawasi oleh fasilitator dari Dewan Kerja Daerah Sumatera Selatan dibawah bimbingan anggota dewasa yaitu 2 orang pemimpin kursus Kak Mayor Cpt. Suriadi dan Kak Nizarwati, M.Pd.

Tidak hanya keaktifan di ruangan saat mengikuti materi kegiatan, seluruh aspek kegiatan seperti kebersihan, kerapian, kesopanan, serta kedisiplinan menjadi beberapa poin penilaian.

Di akhir kegiatan peserta akan mendapatkan sertifikat setelah mendapatkan hasil nilai diatas ambang batas pada sesi post tes.

***
(mfh)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *